Penyakit

Waspada Risiko Penyakit Saat Musim Kemarau Basah

26 August 2016 | 12:34 | penyakit

Kemunculan badai La Nina yang diprediksi terjadi pada bulan Juli, Agustus dan September 2016 ini, menyebabkan beberapa daerah di Indonesia mengalami musim kemarau dengan intensitas hujan di atas normal atau dikenal dengan istilah kemarau basah. Periode ini menyebabkan terjadinya perubahan cuaca yang ekstrem. Karena bisa saja cuaca yang panas, tiba-tiba menjadi dingin akibat turunnya hujan. Akibatnya daya tahan tubuh pun menjadi menurun, sehingga virus dan bakteri penyebab berbagai penyakit lebih mudah menyerang.

Penyakit-penyakit apa sajakah yang sebaiknya kita waspadai di musim kemarau basah ini?

  • Radang saluran pernafasan

Penyakit ini biasanya disebabkan oleh virus dan bakteri dan sering terjadi pada udara yang lembab. Bila disebabkan oleh virus, biasanya ditandai dengan gejala flu, demam dan batuk-batuk. Sedangkan bila disebabkan oleh infeksi bakteri, penderita biasanya mengalami radang tenggorokan. Penyakit ini mudah menular dari satu penderita ke penderita lain, karena penyebarannya melalui udara.

  • Diare

Diare sering disebabkan oleh terkontaminasinya air dengan bakteri serta sanitasi yang kurang baik.

  • Demam Berdarah Dengue (DBD)

Intensitas hujan yang cukup tinggi dapat menyebabkan terjadinya genangan air tempat berkembang biaknya jentik-jentik nyamuk Aedes Aegepty penyebab Demam Berdarah dengue (DBD).

 

Mengingat terdapat beberapa penyakit yang umum ditemukan di periode ini, maka menjadi penting bagi kita untuk selalu menjaga daya tahan tubuh dengan selalu mengonsumsi makanan dan minuman bergizi, olah raga teratur, istirahat yang cukup dan selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Karena kondisi daya tahan tubuh yang rendah akan menyebabkan tubuh menjadi rentan terpapar penyakit. Bila konsumsi nutrisi harian dari buah atau sayuran yang dikonsumsi tidak mencukupi, pastikan untuk memenuhinya dengan mengonsumsi suplemen Magnesium Theragran-M untuk membantu menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh Anda.

 

Referensi:

https://bali.uri.co.id

http://www.suaranews.com

 

Kembali ke Kategori Penyakit
Rate this article
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...