Penyakit

Kenali Penyakit Marburg

29 January 2018 | 3:15 | penyakit

Selepas dari wabah Ebola yang sempat menggemparkan dunia, baru baru ini dunia kembali dikejutkan dengan penyakit yang sangat ganas dan berbahaya “Marburg”. Pada 19 Oktober 2017 lalu, wabah ini pertama kali ditemukan mewabah di District Kween, Uganda Timur, dengan angka kematian yang tinggi (23-90%) dan belum ada obat serta vaksinnya.

Virus ini tersebar secara langsung melalui kontak langsung lewat darah, cairan tubuh maupun kontak dengan organ tubuh dari orang yang terinfeksi ataupun hewan liar (misalnya monyet dan kelelawar).

Setelah itu, manusia yang terjangkit menyebarkan virus melalui sentuhan seperti ;

1.    Sentuhan kepada darah atau luka.
2.    Sentuhan melalui benda yang tercemar luka seperti pakaian dan kain.
3.    Luka akibat benda tajam yang mana sudah tercemar virus Marburg, seperti jarum suntik
4.    Sentuhan dengan luka pasien yang sudah meninggal karena Marburg pun dapat menularkan virus Marburg, karena virus tersebut masih bertahan dalam darah pasien yang meninggal
5.    Hubungan seksual

TANDA DAN GEJALA PENYAKIT MARBURG

Waktu inkubasi adalah berbeda antara 2 hingga 21 hari. Selepas waktu inkubasi, penderita akan mengalami demam tinggi, sakit kepala yang kuat, letih lesu, nyeri otot, diare, sakit perut, mual dan muntah-muntah, bintik – bintik merah yang tidak gatal pada tubuh, mudah mengalami pendarahan, bengkak pada testis (Orchitis). Kematian dapat terjadi di hari ke 8 atau 9 setelah gejala muncul. Umumnya disebabkan factor kehilangan banyak darah

PENGOBATAN

Sejauh ini, pengobatan dan vaksin untuk penyakit ini masih belum ditemukan. Pengobatan yang dilakukan berupa terapi imun, produk yang mempercepat pembekuan darah, serta cairan infus untuk mencegah dehidrasi.

LANGKAH – LANGKAH PENCEGAHAN

1.    Selalu gunakan alat perlindungan seperti sarung tangan dan lain-lain, khususnya ketika akan memasuki area tempat kelelawar tinggal.
2.    Selalu masak makanan anda dengan tingkat kematangan yang cukup
3.    Selalu hindari kontak dengan luka orang lain
4.    Lakukan hubungan seksual yang aman

Source:
http://www.who.int/csr/don/15-november-2017-marburg-uganda-kenya/en/
https://www.medicinenet.com/marburg_virus_history_symptoms_and_treatment/article.htm#marburg_virus_disease_facts
https://thediagnosa.com/2017/11/09/penyakit-marburg-penyakit-maut-ebola/
http://health.liputan6.com/read/2118495/waspada-penyakit-baru-mirip-ebola-marburg

Kembali ke Kategori Penyakit
Rate this article
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...